Pages

22 December 2011

Curahan Ibu

Untuk Anakku

Anakku..
Sudah berapa lama engkau tak pulang?
Ibu sangat rindu dirimu
Saat kau pulang, Kenapa masih sibuk dengan pekerjaan-pekerjaan itu?
Apa belum cukup waktumu di luar sana untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan itu?
Apa kau tak pernah merindukan waktu itu saat kau masih SD dulu dan ibu bermain bersamamu, menyuapimu, merapikan rambutmu, mencium keningmu dan rela mengajarimu siang-malam agar kau pintar?
Aku tak melihat anakku yg dulu, apa kau kini sudah berubah menjadi dewasa, mandiri, dan bijak?
Ingat nak, Dewasa itu alami.
Dewasa itu positif jika pikiranmu yg kekanak-kanakkan seperti cengeng, iri pada kakakmu, dan mengatakan hal jelek kepada ibu karena ibu melakukan apa yg tidak sesuai kehendakmu itu berubah.
Tapi nak, dewasa adalah ketika engkau mulai bisa berpikir bahwa kau terjatuh itu biasa karena kegagalan adalah awal kesuksesan.
Dewasa adalah ketika kakakmu mendapat kasih sayang melebihi dirimu, kau berpikir bahwa kakak pantas dapatkan itu karena dia menuntut ilmu yg jauh sepertimu kini
dan terkhir Dewasa adalah ketika kau mengerti bahwa apa yg ibu lakukan untukmu adalah demi kebaikanmu. Sesuatu yg kau sukai bukan berarti baik untukmu dan sesuatu yg kau benci belum tentu buruk untukmu.

Dan aku kira kau memang dewasa tapi ibu rasa kurang.

Anakku, kemandirian sudah kau punyai sekarang. Saat kau pulang sekolah yg begitu  jauh kau mau untuk tinggal jauh dari bapak/ibu. Kemandirianmu tak bisa lagi dipertanyakan.

Anakku.
Mungkin kedewasaan dan kemandirian mu sudah kau miliki sekarang, tapi ibu merasa kau berubah menjadi asing. Mungkin bukan asing. Mungkin hanya berubah sedikit. Apa yg salah? Kau sibuk kini. Tak pernah manja lagi.

Kau lebih takut nilaimu runtuh tanpa takut ibumu marah. Anakku itu bagus tapi aku berharap kau lebih bijak.

BIJAK !

Mungkin sifat itu yg harus kau miliki agar kau bisa sama seperti dulu.
Agar kau bisa menempatkan situasi berdasarkan waktu.
Agar ketika kau pulang, kau bisa bermanja dengan ibu, memasak di dapur bersama.
Agar ketika kau pulang, kau bisa bersepeda dengan bapak, merasakan kehangatan bapak dan anak.

Dengan cinta, Ibu yg slalu mendoakanmu !

No comments:

Post a Comment