Pages

09 February 2018

DEADLINE

Pinta Tanti cuma satu tahun ini semoga keluarga sehat sampai Tanti jadi dokter, Ya Allah. Semoga bisa sumpah dokter 2019-2020 🙏🙏

05 February 2018

Perasaan ini lagi(?)


Aaahhh..
Mengapa selalu saja hanya bisa sebatas mengagumi..
Memandangi dari jauh tanpa bisa menyentuh..
Menghirup pesona namun tak berasa..

Hari ini aku jatuh lagi, Tuhan..
Aku tidak tahu ini yang keberapa kali..
Aku bahkan tak ingat lagi..

Aku tahu aku mudah jatuh, Tuhan..
Terlalu mudah, bahkan..
Tapi setiap kali jatuh..
Aku yakin jatuhku itu nyata..
Karena seluruh tubuhku merespon kehadirannya..

Tuhan..
Kata orang jatuh itu indah..
Tapi mengapa yang kuingat hanya sakit..
Sakitnya jatuh tanpa bisa merengkuh..

Aku ingin seperti orang lain, Tuhan..
Mereka jatuh tapi tak pernah ingin bangkit..
Karena indahnya..

Tuhan..
Aku takut ketika nanti aku jatuh (lagi) dan tak ingin bangkit,
Aku hanya mampu memandangi dari jauh..
Tanpa bisa menyentuh..
Tanpa bisa merengkuh..
Sampai akhirnya hatiku mati dari rasa..

10 January 2018

Arti Hidup

'Kita punya impian tapi tidak pernah tahu kapan tercapai dan apa yang terjadi selanjutnya'
Ada seorang yang berjuang dengan sakit hingga harus merelakan berpisah dengan orang yang dicintainya.
Ada yang bekerja siang malam mengumpulkan uang untuk dinikmati (digunakan untuk berobat) dalam waktu singkat.
Ada seorang yang sukses luar biasa dalam karirnya tapi tidak pernah percaya dan puas dengan dirinya.
Ada seorang yang biasa-biasa saja tetapi setiap kali dia tersenyum semua orang merasa bahagia.
Hidup di usia dua puluh tahun mengajarkan banyak hal tentang sebuah perjuangan, kegigihan, kegagalan, transformasi sosial, dll.
Jika kita tidak berubah maka waktu yang merubah kita.
tetaplah belajar, tetaplah merendah, jangan anggap yang terjadi hari ini sebagai akhir dari segalanya. Ini sebuah proses untuk hidup atau lebih tepatnya untuk mati tentunya.

19 December 2017

DO'A

Teruntuk calon pasienku..
Ma'afkan bu doktermu ini belum bisa memenuhi standar-standar menjadi dokter terbaik
Ma'afkan bu doktermu ini masih harus lebih lama belajar lagi untuk menolongmu
Ma'afkan bu doktermu ini masih sering bermain dan kadang lalai untuk menjalankan kewajiban
Ma'afkan bu doktermu ini masih sering lupa untuk membantu sesama

Beberapa tahun lagi, gadis yang tak tahu apa-apa ini akan menjadi orang yang paling kau percaya
Semoga kepercayaan itu selalu ada
Mohon do'a agar ketika menempuh pendidikan, kami bisa selalu mengembangkan keterampilan agar menjadi dokter yang paripurna

Calon dokter yang masih berjuang untuk wisuda 2018

07 December 2017

Lingkaran Pertemanan


Teman, apa itu teman?
Semakin dewasa definisi teman semakin sempit kan?
Kalau dulu saat SD teman itu orang yang bisa diajak main, sepedaan, dan ciye-ciyein orang, semakin dewasa definisi teman sekarang berubah.
Teman mungkin adalah orang yang menemani saat suka dan duka, teman seprinsip hidup, dan teman yang gak akan nyuekin saat di kondisi terburuk.
Apa sudah bisa membedakan antara sahabat, teman, dan kenalan?

Akhir-akhir ini pasti sering kan mendengar istilah panjat sosial atau social climber. Apa itu?
Social Climber merupakan istilah yang digunakan untuk orang yang mencari pengakuan sosial yang lebih tinggi dari kondisi atau status yang sebenarnya.

Hati-hati zaman sekarang
Banyak orang berteman punya maksud tujuan
Mengumbar kedekatan dapetin keuntungan
Abis manis lo dibuang

Dari penggalan lirik tersebut dapat dijadikan bahan renungan, apakah pertemanan sekarang sudah jauh dari ketulusan?

Mari diingat kembali definisi pertemanan itu sendiri 😊!

Pertemanan adalah suatu tingkah laku yang dihasilkan dari dua orang atau lebih yang saling mendukung. Pertemanan dapat diartikan pula sebagai hubungan antara dua orang atau lebih yang memiliki unsur-unsur seperti kecenderungan untuk menginginkan apa yang terbaik bagi satu sama lain, simpati, empati, kejujuran dalam bersikap, dan saling pengertian (Irwan Kawi, 2010).

Ketergantungan pada teman sebaya lebih mengarah pada hal-hal yang berkaitan dengan relasi sosial atau penerimaan lingkungan (misalnya tingkah laku/kebiasaan sehari-hari, kesukaan, aktivitas yang dipilih, gaya bahasa dan lainnya). Berbicara soal teman pasti akan membahas gengsi sosial. Gengsi memang tidak bisa dipungkiri selalu membuat kita berpikir dua kali untuk memulai suatu hal. Gengsi sosial menjadi daya tarik dan ketergantungan pada hubungan pertemanan.

Namun, hubungan pertemanan akan semakin berkurang sesuai dengan bertambahnya kematangan karena remaja semakin ingin menjadi individu yang mandiri dan unik serta lebih selektif dalam memilih sahabat.
Remaja yang berasal dari keluarga yang terlalu hangat, memberikan perlindungan dan keamanan secara berlebihan, melibatkan emosi yang sangat kuat cenderung memengaruhi remaja menjadi malas menjalin ikatan lain di luar keluarga atau mengalami kesulitan dalam berinteraksi di lingkungan selain keluarganya. Umumnya remaja ini lebih senang menyendiri atau bergaul dengan orang-orang tertentu saja, ada juga yang menjadi minder dan sulit berinteraksi dengan sebayanya.

Semoga sedikit pandangan ini menjadi refleksi kita apakah kita sudah menjadi sebaik-baiknya teman untuk orang di sekitar kita.

Terima kasih dan selamat berteman !


Calon dokter yang sedang berjuang di Quarter Life